Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2010

Berawal dari CINTA

A'uudzuu biLlaahi minasy-syaithonir rajiim bismiLlaahi r-Rahmaani r-Rahiim Semua berawal dari cinta ketika SANG AWAL mencipta dunia semua berawal dari cinta ketika si fana berguru pada kalbu dengan segenap cinta hingga ridho-Nya menghampiri dirahmatilah si fana dengan curahan hidayah-Nya curahan hidayah-Nya melahirkan pengertian akan hikmah dalam dirinya arus hikmah mengalirkan rasa syukur, sabar, ingin memberi kedamaian, dan berbagi kebahagiaan kepada sesama ciptaan yang fana arus hikmah menyuburkan kesadaran untuk berbuat lebih mulia, Cinta... hidayah... hikmah... perbuatan mulia... mendatangkan cinta... hidayah... hikmah... perbuatan mulia... mendatangkan cinta... hidayah... hikmah... perbuatan mulia... dari Cinta semua berawal kembali kepada Cinta semua berakhir Cinta adalah Keindahan dan Keagungan Cinta adalah Keanggunan dan Kekuatan Cinta adalah Pengorbanan dan Harapan Cinta adalah Mati dan Hidup Cinta adalah Akhir dan Nafas Kehidupan Cinta adalah Wajah-Nya kepada dunia Dir

Rasa Hormat dan Percaya

Harus senantiasa disadari bahwa sebuah tim selalu terdiri dari sejumlah anggota dengan kemampuan masing-masing yang beragam. Harus pula dihayati bahwa keragaman kemampuan dan kompetensi yang dimiliki setiap anggota merupakan asset dan kekayaan dari tim yang bersangkutan. Ini dapat terjadi apabila setiap orang menyadari bahwa tugas-tugas yang akan dikerjakan bersama tidak bertitik berat pada kemampuan tertentu saja, entah fisikal atau intelektualitas. Adalah keliru apabila sebuah tim SAR (Search and Rescue) hanya mengandalkan kemampuan fisik semata ataupun tim Bridge hanya mengandalkan kemampuan otak (kiri) saja. Keduanya sangat diperlukan sesuai dengan proporsi kegunanaanya. Tim sering digambarkan sebagai sesosok tubuh yang terdiri dari beraneka ragam anggota, mulai dari yang dianggap vital seperti jantung, otak atau paru-paru, hingga yang dinilai kurang vital seperti jempol kaki atau yang dipandang ‘jorok’ yaitu (maaf) anus. Faktanya semua organ itu penting dan menen

Memimpin Bersama

Kepemimpinan bersama atau shared leadership merupakan konsekwensi logis (yang harus ditempuh) dari iklim keterbukaan (komunikasi dan hati) serta rasa saling menghargai dan percaya satu sama lain. Disamping itu tujuannya jelas deni membangun suasana yang mampu memberikan peluang setiap in dividu memberikan kontribusi ide ang beragam. keberagaman itulah yang aan menumbuhkan solusi ketiga yakni solusi bersama, yang bukan solusi dari pemilik ide orang per orang. Jangan lupa, solusi ketiga adalah solusi yang bersifat sinergis yangmamp memberikan hasil hebat, karena dibentuk oleh banyak kepala. Karena itu SOBAT menerompetkan slogan " If two always agree, onlyone is needed !". Jika anggota lain hanya bisa setuju saja, maka dia tidak diperlukan di dalam team. Kepemimpinan bersama dicirikan terutama dalam bentuk pengambilan keputusan atau decision making berdasarkan kemufakatan bersama. Tidak ada hak veto dari orang-per-orang untuk memaksakan keputusannya, sebagaimana jamak