Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2008

Menjadi Dewasa adalah Pilihan, menjadi Tua Pasti (reload)

“Ada banyak cara menjadi dewasa, kadang begitu mudah semudah membaca buku dan menemukan kearifan di tiap lembarnya. Bahkan ada yang lebih mudah, seperti bercermin pada setiap kejadian yang terjadi pada orang lain. Tapi tidak jarang, kita harus menempuh jalan yang begitu berat untuk menjadi dewasa dan sadar. Kita mesti melewati sungai fitnah yang deras, kudu membelah rimba cobaan dengan kerja dan sabar, bahkan kita harus penuh luka sebelum akhirnya memetik hikmah dan menjadi dewasa. Ada yang berhasil, namun banyak pula yang gugur di tengah jalan.” Jika hal ini kita analogikan pada dunia kerja, khususnya pada diri sendiri, saat ini saya dan kita masih pada proses menuju sebuah ”Kedewasaan”. Tapi yang menjadi hal yang sangat kritis adalah, “bagaimana melalui proses menuju dewasa tersebut dapat dilalui dengan baik?” Berbagi wacana pemikiran, mengenai menjadi orang yang DEWASA. Apakah TUA menjadi sebuah ukuran kedewasaan ?. BUKAN adalah jawaban tunggal yang dapat kita yakini dalam proses me

Pahlawan Adalah Sikap Hidup

Oleh : Sarwono Kusumaatmadja BERBINCANG tentang kepahlawanan, tak akan pernah ketinggalan momen, meski kita tmemiliki tanggal 10 Nopember, sebagai hari pahlawan, untuk mengenang pertempuran mempertahankan kemerdekaan di Surabaya beberapa puluh tahun silam, 10 November 1945. Lalu apa konteksnya bagi kita sebagai generasi berikutnya yang hidup hari ini dan akan datang ? Seperti sebuah mobil yang membutuhkan kaca spion untuk melihat keadaan samping dan belakang, agar dapat melaju ke depan dengan aman, demikian pula kita sebagai bangsa membutuhkan sejarah guna belajar dari masa lalu, meneruskan semangat dan cita-citanya demi hari ini dan masa depan kita sebagai sebuah bangsa yang besar. Kita dan generasi yang akan datang, selalu akan terus-menerus memaknai kepahlawanan dengan dimensi kekinian sesuai dengan tantangan dan nafas jamannya masing-masing. Bagi kita yang hidup hari ini, makna kepahlawanan bukan pada bagaimana memanggul senjata dan bertempur secara fisik, namun lebih kepada bagaim

Menjadi Dewasa adalah Pilihan

“Ada banyak cara menjadi dewasa, kadang begitu mudah semudah membaca buku dan menemukan kearifan di tiap lembarnya. Bahkan ada yang lebih mudah, seperti bercermin pada setiap kejadian yang terjadi pada orang lain. Tapi tidak jarang, kita harus menempuh jalan yang begitu berat untuk menjadi dewasa dan sadar. Kita mesti melewati sungai fitnah yang deras, kudu membelah rimba cobaan dengan kerja dan sabar, bahkan kita harus penuh luka sebelum akhirnya memetik hikmah dan menjadi dewasa. Ada yang berhasil, namun banyak pula yang gugur di tengah jalan.” Jika hal ini kita analogikan pada dunia kerja, khususnya pada diri sendiri, saat ini saya dan kita masih pada proses menuju sebuah ”Kedewasaan”. Tapi yang menjadi hal yang sangat kritis adalah, “bagaimana melalui proses menuju dewasa tersebut dapat dilalui dengan baik?” Berbagi wacana pemikiran, mengenai menjadi orang yang DEWASA. Apakah TUA menjadi sebuah ukuran kedewasaan ?. BUKAN adalah jawaban tunggal yang dapat kita yakini dalam proses m