Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Organisasi

Developing Assessment Center Tools

Inspirational Moments Tuntutan dan kebutuhan akan Assessment Center (AC) semakin tinggi, selain sebagai fungsi seleksi untuk promosi, juga digunakan sebagai sarana perencanaan pengembangan dan pelatihan SDM (Training Need Analysis – TNA). Banyaknya pelatihan yang mendukung terciptanya AC lebih berkualitas melalui pendekatan pelatihan untuk membuat Assessor AC yang berkualitas. Selain Assessor AC yang berkualitas, factor lain yang membuat sebuah AC berkualitas, adalah Simulation Tools (alat tes simulasi) pada AC. Apakah tools tersebut benar-benar dapat mengukur dengan baik sesuai dengan karakter bisnis pada perusahaan tersebut dan karakter pekerjaannya, serta kompetensi perusahaan yang telah ditentukan yang tidak lepas dari budaya organisasi. Simulation Tools yang akan dibahas melingkupi case study, in tray, group discussion, role play dan presentation. Diharapkan pelatihan ini sebagai terobosan baru dari Humanika Consulting dalam mendukung kualitas AC dari sisi pembuatan simulation ...

2 days Basic Research Method Training and Workshop

Inspirational Moment BAHAYA ! sebuah keputusan diambil berdasarkan “rasanya” atau “sepertinya” yang dikenal faktor Intuitif. Kekuranglengkapan informasi dan data yang digunakan berakibat sebuah kesalahan besar. Data dan informasi tersebut salah satunya didapatkan dari sebuah hasil penelitian. Pengukuran juga sudah sangat biasa dalam organisasi yang berkembang saat ini. Dengan pengukuran didapatkan kejelasan dan berorientasi pada obyektifitas. Penggunaan Balanced Scorecard dan beberapa metode pengukuran lainnya merupakan hal yang banyak digunakan organisasi. Pertanyaan yang sering muncul dalam pikiran pelaku Industri dan organisasi adalah faktor apa saja yang dapat mempengaruhi prestasi dalam bekerja? jika membaca buku teori yang ada pasti akan disebutkan beberapa faktor yang berhubungan dalam meningkatkan prestasi, salah satunya yang umum adalah kepuasaan kerja yang didalamnya ada faktor penghasilan atau Reward. Jika ada permasalahan prestasi apakah serta merta organisasi me...

Pentingnya Analisis Jabatan dalam Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor penting dalam organisasi. Sumber daya manusia adalah potensi manusiawi sebagai penggerak organisasi dalam mewujudkan eksistensinya. Dalam perkembangannya, organisasi akan menghadapi berbagai permasalahan SDM yang kompleks, oleh karena itu diperlukan adanya suatu sistem pengelolaan yang menangani SDM atau dengan kata lain Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Hal yang menjadi fokus utama dalam MSDM yaitu meningkatkan kinerja organisasi baik dari segi produktivitas, pelayanan maupun kualitas untuk mencapai tujuan utama organisasi. Maka dalam implementasinya, MSDM akan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang akan mendukung tercapainya tujuan organisasi. Salah satu kegiatan yang memiliki peranan yang sangat penting dalam MSDM yaitu analisis jabatan. Menurut Dale Yonder, analisis jabatan adalah suatu prosedur untuk memperoleh informasi jabatan secara sistematis. Dalam melaksanakankan analisis jabatan ada beberapa prinsip-prinsip yang pe...

Antara Kompetensi dan KSAs

Kompeten dan kompetensi adalah dua kata yang semakin sering diucapkan dalam lingkup bisnis maupun organisasi pemerintah belakangan ini. Saking seringnya, makna hakiki kedua kata itu pun cenderung disederhanakan. Kompeten dan kompetensi, misalnya, dianggap sama dengan keahlian atau kemampuan. Orang yang ahli di bidang teknik bangunan, umpamanya, dianggap kompeten di bidang teknik bangunan. Padahal, kompetensi seorang ahli teknik bangunan yang berprofesi sebagai dosen akan berbeda dengan ahli teknik bangunan yang berprofesi sebagai Manajer Proyek. Di sini terlihat, kompetensi individu tidak bisa berdiri sendiri hanya sebatas kebisaan atau kemampuan seseorang, tetapi ia terkait erat dengan tugas dan profesi yang dijalankan orang itu dalam pekerjaan. Selain itu, kompetensi individu tak bisa dilepaskan dari kompetensi inti (core competence) perusahaan. Seorang yang sejatinya kompeten di bidangnya, mungkin dianggap tidak kompeten bila bekerja di perusahaan dengan kompetensi inti berbed...